Malam pekat, kadang rintik hujan terdengar menjatuhi genting, satu satu..
Penat seharian dalam aktivitas yang dari waktu lalu hanya itu dan itu,
menjadi lumer dalam pelukan.
Kelopak mata istriku masih saja
kerejep-kerejep,
"Belum tidur juga ya?"
"Susah A' ..." jemari yg lebih mungil dari jari-jariku itu sedikit mengucek matanya sendiri. "Aa cerita aja.. pengantar tidur.."
"Ok.." kucoba mulai berkisah. "Dahulu kala, ada seorang nenek yang mempunyai cucu seorang putri raja, di malam hari putri itu tak bisa tidur. Demi membuat tidur sang putri, neneknya itu mencoba mendongeng untuknya. Dia mulai bercerita...
Dahulu kala, ada seorang nenek yang mempunyai cucu seorang putri raja, di malam hari putri itu tak bisa tidur. Demi membuat tidur sang putri, neneknya itu mencoba mendongeng untuknya. Dia mulai bercerita..."
Bukannya tidur, istriku malah mencoba menjitak kepalaku.
Hmm.. apa atuh ya? dari tadi pikiranku hanya muter-muter tentang buku yang ku baca, artikel-artikel di internet... eh, tunggu, ada satu kisah yang tadi sempat ku baca di MP temenku*.
"Dulu jamannya orang-orang sholeh, ada keluarga-keluarga da'wah yang anak-anak mereka hapal Qur'an sejak kecil, padahal orang tua mereka tidak sehebat itu. Pengen tahu kenapa ...?"
Menyebalkan. Dengkuran halus istriku membuatku menghentikan cerita itu. Sayu, kulihat matanya yg terpejam dengan tenang.
Makasih Sayang, karena telah menemaniku hari ini, karena telah mnjadi istriku...
Langit-langit kamar tampak buram karena lampu yang tak terlalu terang. Dan otakku, masih saja berputar-putar tentang isi buku kumpulan Ust. Anis Matta, tentang rubrik fiqh di Eramuslim.com, tentang ini, tentang itu, tentang....
Aarrghh.. mataku tak juga bisa terpejam!
*
http://bangdha.multiply.com/reviews/item/23